Di antara sunyi yang panjang, terdengar lirih suara yang tenang. Biola bernyanyi dalam diam, mengalun lembut menembus malam. Gesekan busur penuh perasaan, menyentuh jiwa tanpa ucapan. Setiap nada mengisahkan cerita, tentang cinta, luka, dan air mata. Ia menangis dalam irama, namun indah di setiap gema. Seolah luka menjadi melodi, yang menguatkan hati yang sepi. Biola, kecil namun bermakna, menyimpan dunia dalam suaranya. Mengajarkan bahwa kesedihan, bisa berubah menjadi keindahan. Dan saat nadanya perlahan reda, tersisa hening yang penuh makna. Namun di hati yang pernah mendengar, biola itu akan tetap bergetar.
Komentar
Posting Komentar